Komplikasi Diabetes

Diabetes Melitus (DM) jika tidak dikelola dengan baik akan mengakibatkan berbagai komplikasi, misalnya penyakit radiovaskular dan stroke, gangguan fungsi ginjal sampai gagal ginjal, gangguan penglihatan sampai kebutaan, gangren pada kaki sampai terjadi amputasi, dan impotensi yang umumnya terjadi pada pria. Jika kadar glukosa darah dapat dikendalikan dengan baik, diharapkan semua komplikasi tersebut dapat dicegah, paling tidak dihambat.

Gejala Nefropati Diabetik :

• Bengkak di kaki dan wajah
• Mual
• Lesu
• Nyeri kepala
• Sering cegukan
• Berat badan menurun

Pencegahan Dini

Sebetulnya, penyakit gagal ginjal dapat dicegah jika tanda-tandanya diketahui sejak dini. Oleh karena itu, pada mereka yang memiliki resiko tinggi terkena penyakit gagal ginjal, seperti penderita diabetes, identifikasi gejala awal penyakit ini lalu dilanjutkan dengan terapi yang sesuai merupakan faktor yang sangat penting. Mikroalbuminuria, merupakan tanda awal yang dapat berlanjut menjadi penyakit gagal ginjal diabetes.

Tahap mikroalbuminuria ditandai dengan keluarnya 30 mg albumin dalam urin selama 24 jam. Jika dibiarkan, kondisi ini akan berlanjut terus sampai tahap gagal ginjal terminal. Oleh karena itu pada penyandang diabetes harus melakukan pemeriksaan kadar mikroalbuminuria secara rutin. Tes ini dapat dilakukan dengan melakukan pengumpulan urin selama 24 jam di laboratorium untuk estimasi Albumin Excretion Rale (AER), pengukuran ekskresi albumin berlebih.

Pengobatan sejak dini memang dapat menunda bahkan menghentikan progresivitas penyakit ginjal. Kenyataannya, penderita umumnya baru berobat saat gangguan ginjal sudah lanjut atau terjadi makro-albuminuria (300 mg albumin dalam urin per 24 jam).

Pengobatan meliputi kontrol tekanan darah. Terapi tersebut dianggap paling penting untuk melindungi fungsi ginjal. Obat yang digunakan yaitu penyekat ACE atau penghambat reseptor angiotensin (ARB). Selain itu, dilakukan pengendalian kadar gula darah dan pembatasan asupan protein (0,6 – 0,8 gram per kilogram berat badan perhari).

Mencegah selalu lebih baik. Selagi rutin memeriksakan kondisi ginjalnya. Penyandang nefropati diminta untuk menghindari zat yang dapat memperparah kerusakan ginjal, misalnya pewarna kontras yang digunakan untuk rontgen, obat anti-inflamasi nonsteroid serta obat yang belum diketahui efek sampingnya.

6 Tips Mencegah & Memperlambat Kerusakan Ginjal

Berikut adalah 6 tips yang bisa dilakukan untuk mencegah dan memperlambat kerusakan ginjal:

1. Kontrol glukosa darah.

Kontrol gula darah, merupakan hal utama, terutama untuk pasien diabetes. Ada beberapa faktor yang berpengaruh dalam manajemen gula darah, seperti pengetahuan pasien, pola makan, dan aktivitas fisik.

2. Kontrol tekanan darah.

Mengontrol tekanan darah, merupakan faktor yang tak kalah penting. Tekanan darah sistolik dipertahankan dibawah 130 mmHg dan dibawah 80 mmHg untuk tekanan diastolik.

3. Lakukan Diet asupan protein.

Pada penderita diabetes dan gagal ginjal, konsumsi protein yang berlebihan akan berbahaya. Para ahli merekomendasikan penderita gagal ginjal harus mengonsumsi protein sesuai dengan diet yang direkomendasikan dan sebaiknya menghindari diet tinggi protein. Untuk orang dengan fungsi ginjal yang sudah sangat berkurang, diet rendah protein dapat membantu menunda gagal ginjal. Namun, siapapun yang melakukan diet rendah protein harus berkonsultasi dengan ahli gizi untuk memastikan nutrisi yang cukup.

4. Hindari obat-obatan yang bersifat merusak ginjal.

Demi menjaga kesehatan ginjal, hindari penggunaan obat antinyeri yang tergolong nonsteroidal antiinflammatory drugs (NSAIDs) secara serampangan. Terutama bila digunakan bersama penghambat ACE. Hati-hati pula dalam mengonsumsi aspirin.

5. Kontrol kadar kolesterol.

Kontrol kolesterol, merupakan hal yang tak dapat diabaikan. Bagi penyandang diabetes, nilai LDL kolesterol dijaga di bawah 70 mg/dL.

6. Setiap bulan lakukan periksa urin untuk memonitor nefropati.

Sebaiknya dilakukan konsultasi secara regular pada ahli khusus untuk deteksi dini kemungkinan terjadinya komplikasi akibat diabetes. Lakukan setelah DM lebih dari 5 tahun.

Komplikasi Diabetes

garisCara Pemesanan Obat Diabetes

Obat Diabetes Tradisional, Herbal dan Alami Untuk, Membantu Pengobatan Penyakit Diabetes, Mengurangi Gejala Kencing Manis dan Membantu Menurunkan Gula Darah Tinggi

Harga Obat Diabetes

Obat Diabetes Herbal, Obat Diabetes Alami

Obat Diabetes Herbal, Obat Diabetes Alami

Harga Obat Diabetes 1 Botol Isi 60 Kapsul = Rp.145.000,-

(Untuk Pemakaian 10-20 Hari)

garis

Paket Hemat Obat Diabetes Tradisional dan Herbal

Paket Hemat Obat Diabetes Tradisional dan Herbal

Paket HEMAT Setiap Beli 3 Botol GRATIS 1 Botol

Paket HEMAT Setiap Beli 3 GRATIS 1 Total Rp.580.000 Jadi Rp.435.000

(Dapat 4 Botol dan Hemat Rp.145.000)

(Untuk Pemakaian 40-60 Hari)

cara-pemesanan-cepat

Cara Pemesanan Cepat Obat Diabetes:

SMS ke 0818-0773-0772 , tuliskan : Pesan Diabsulin Obat Diabetes, Jumlah Botol yang dipesan atau Beli Berapa Paket Hemat 3botol gratis 1botol, Nama Anda, Alamat Kirim Lengkap dan Pembayaran Via Bank Apa

This entry was posted in Obat Diabetes and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *